Boss UEFA: Rencana Piala Dunia 64 Tim adalah Ide Buruk

Bagikan

Dorongan untuk memperluas Piala Dunia pria 2030 menjadi 64 tim adalah “ide yang buruk,” kata boss UEFA Aleksander Ceferin.

Boss UEFA: Rencana Piala Dunia 64 Tim adalah Ide Buruk

Ceferin adalah wakil presiden FIFA yang menjadi bagian dari pertemuan daring dewan pengurus badan sepak bola dunia pada 6 Maret ketika proposal yang tidak terduga diajukan oleh seorang delegasi dari Uruguay. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh .

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Penolakan Terhadap Ekspansi Piala Dunia

Aleksander Ceferin, Presiden UEFA, menyampaikan penentangannya terhadap wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim. Menurutnya, gagasan ini kurang tepat dan berpotensi menurunkan kualitas turnamen. Penolakan ini diungkapkan setelah pertemuan dewan pengurus FIFA pada 6 Maret, di mana usulan tersebut diajukan oleh delegasi Uruguay.

Ceferin menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya akan berdampak buruk bagi Piala Dunia, tetapi juga akan merugikan proses kualifikasi yang ada. Dengan semakin banyaknya tim yang berpartisipasi, nilai dari setiap pertandingan kualifikasi bisa terdegradasi, dan kualitas keseluruhan turnamen dapat menurun karena adanya tim-tim yang kurang kompetitif.

Selain itu, format 128 pertandingan yang mungkin dihasilkan akan memperpanjang durasi turnamen dan menambah beban bagi para pemain. Lebih lanjut, Ceferin mempertanyakan asal-usul usulan tersebut, terutama karena UEFA tidak mengetahui apa pun sebelum diajukan di dewan FIFA.

Ia juga meragukan bahwa ide tersebut berasal dari Uruguay, yang akan menjadi tuan rumah satu pertandingan pada Piala Dunia 2030. Ketidakjelasan mengenai asal-usul usulan ini menambah keraguan terhadap motivasi di balik rencana tersebut.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Dampak pada Kualifikasi dan Kualitas Pertandingan

Penambahan jumlah tim peserta dikhawatirkan akan mengurangi nilai dari program kualifikasi di berbagai benua. Dengan semakin mudahnya tim untuk lolos ke Piala Dunia, intensitas dan daya saing dalam babak kualifikasi bisa menurun. Hal ini juga dapat berdampak pada pengembangan sepak bola di negara-negara yang selama ini mengandalkan kualifikasi sebagai tolok ukur kemajuan.

Selain itu, peningkatan jumlah pertandingan menjadi 128 dikhawatirkan akan menurunkan kualitas pertandingan secara keseluruhan. Dengan semakin banyaknya tim yang berpartisipasi, ada kemungkinan terjadi kesenjangan kualitas yang signifikan antara tim-tim unggulan dan tim-tim yang baru lolos. Hal ini dapat mengurangi daya tarik turnamen bagi para penggemar dan sponsor.

Format kualifikasi Eropa juga menjadi perhatian Ceferin, terutama dengan perubahan yang telah dilakukan untuk Piala Dunia 2026. Dengan format yang baru, UEFA memiliki 12 grup dengan lebih sedikit pertandingan, yang berlangsung hanya dalam 10 minggu. Ceferin khawatir bahwa penambahan jumlah peserta Piala Dunia akan mengganggu stabilitas dan efektivitas format kualifikasi yang sudah ada.

Baca Juga: Dani Olmo Sebut Barcelona Bisa Juara di Semua Kompetisi

Motivasi di Balik Usulan

Ceferin mengisyaratkan bahwa dukungan terhadap perluasan kompetisi mungkin didorong oleh motif ekonomi. Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikenal mendukung perluasan kompetisi sebagai cara untuk mengumpulkan uang dan mendorong pengembangan permainan secara global. Namun, Ceferin mempertanyakan apakah manfaat finansial ini sepadan dengan potensi kerugian yang ditimbulkan terhadap kualitas dan integritas turnamen.

Kritikus berpendapat bahwa penambahan jumlah tim hanya akan menguntungkan FIFA secara finansial, tanpa memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan sepak bola di seluruh dunia. Mereka juga khawatir bahwa fokus pada keuntungan finansial akan mengesampingkan pertimbangan olahraga dan kepentingan para pemain serta penggemar.

Dengan kata lain, motivasi utama di balik usulan ini adalah aspek komersial daripada pengembangan sepak bola yang berkelanjutan. FIFA belum memberikan rincian tentang bagaimana dan kapan akan mempertimbangkan usulan tersebut.

Kongres tahunan FIFA yang beranggotakan 211 federasi akan diselenggarakan pada 15 Mei di Asuncion, Paraguay. Keputusan mengenai usulan ini mungkin akan dibahas dan diputuskan pada kongres tersebut.

Implikasi Terhadap Piala Dunia 2030

Usulan penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim juga menimbulkan pertanyaan mengenai implikasinya terhadap Piala Dunia 2030. Turnamen ini akan diselenggarakan di tiga benua, dengan Uruguay, Argentina, dan Paraguay masing-masing menjadi tuan rumah satu pertandingan untuk merayakan seratus tahun turnamen.

Spanyol, Portugal, dan Maroko akan menjadi tuan rumah bersama untuk sebagian besar pertandingan. Ceferin meragukan bahwa penambahan jumlah peserta akan sesuai dengan format unik dan kompleks dari Piala Dunia 2030.

Ia juga mempertanyakan apakah penambahan jumlah pertandingan akan dapat diakomodasi dengan infrastruktur dan logistik yang ada di negara-negara tuan rumah. Dengan kata lain, penambahan peserta akan menambah rumit penyelenggaraan Piala Dunia 2030. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik goalednetwork.com.