Son Heung-min: Saatnya Tottenham Mencari Pengganti?

Bagikan

Son Heung-min telah menjadi pemain sepak bola yang sangat luar biasa bagi Tottenham Hotspur selama hampir satu dekade ini.

Son Heung-min: Saatnya Tottenham Mencari Pengganti?

Tetapi dengan usianya yang semakin bertambah, muncul pertanyaan tentang kapan dan bagaimana klub harus merencanakan masa depan tanpa dirinya. Regenerasi menjadi topik penting untuk memastikan Tottenham tetap kompetitif di masa mendatang. Ikuti terus pembahasan menarik lainnya dari dunia olahraga sepak bola internasional dan pastinya telah kami rangkum untuk anda kunjungi, hanya di .

tebak skor hadiah pulsa

Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!

Penurunan Performa Son dan Perlunya Regenerasi

Performa Son Heung-min dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan adanya penurunan, yang memicu diskusi mengenai perlunya Tottenham Hotspur untuk mulai memikirkan regenerasi di lini depan. Meskipun tetap memberikan kontribusi bagi tim, performanya tidak lagi se-konsisten dan se-tajam seperti musim-musim sebelumnya.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat peran vitalnya sebagai kapten tim dan salah satu pemain kunci dalam skema penyerangan Tottenham. Penurunan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk usia yang semakin bertambah, tekanan yang meningkat, atau perubahan taktik tim. Jermain Defoe, mantan penyerang Tottenham, secara terbuka menyatakan bahwa klub harus mulai mencari pengganti Son Heung-min.

Pernyataan ini muncul setelah kekalahan Tottenham dari Fulham, di mana mereka gagal mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Defoe berpendapat bahwa penurunan performa adalah hal yang wajar seiring bertambahnya usia pemain, dan Tottenham harus proaktif dalam mencari pemain baru yang dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan Son. Ia mencontohkan bagaimana klub berhasil menemukan pengganti dirinya dalam diri Harry Kane, dan menekankan pentingnya untuk selalu selangkah lebih maju dalam perencanaan.

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Kontribusi dan Rekor Son di Tottenham

Kontribusi dan Rekor Son di Tottenham

Son Heung-min telah memberikan kontribusi yang tak ternilai bagi Tottenham Hotspur sejak bergabung pada tahun 2015. Ia bukan hanya sekadar pemain, tetapi juga ikon klub dan salah satu penyerang terbaik di Premier League. Kontribusinya meliputi gol-gol penting, assist yang memanjakan rekan setim, serta semangat juang yang tak pernah padam di lapangan.

Selama berseragam Spurs, Son telah mencetak banyak gol, memecahkan berbagai rekor, dan membawa tim meraih kesuksesan di kompetisi domestik maupun Eropa. Salah satu rekor yang paling menonjol adalah kemitraannya dengan Harry Kane. Keduanya menjadi duet penyerang paling mematikan dalam sejarah Premier League, memecahkan rekor kombinasi gol terbanyak pada Februari 2022.

Hingga saat ini, Son tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ke-18 sepanjang masa di Premier League dengan 127 gol, dan berpotensi untuk terus menambah pundi-pundi golnya. Selain itu, ia juga menjadi pemain Asia pertama yang meraih penghargaan Sepatu Emas Premier League pada musim 2021-2022.

Baca Juga: Prestasi dan Performa Gemilang Timnas Garuda Indonesia 2025

Kontrak dan Masa Depan Son

Tottenham Hotspur telah memperpanjang kontrak Son Heung-min hingga musim panas 2026. Keputusan ini diambil untuk mengamankan masa depannya di klub, sekaligus meredam spekulasi yang beredar mengenai potensi kepindahannya. Dengan perpanjangan kontrak ini, Son akan memasuki tahun ke-11 bersama Spurs sejak bergabung dari Bayer Leverkusen pada tahun 2015.

Perpanjangan kontrak ini menunjukkan kepercayaan Tottenham terhadap kemampuan Son, meskipun performanya mengalami sedikit penurunan. Ange Postecoglou, pelatih Tottenham, ingin memastikan bahwa Son mengakhiri kariernya di klub dengan meraih trofi. Postecoglou meyakini bahwa Son masih memiliki peran penting dalam tim dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Meskipun kontraknya diperpanjang, masa depan jangka panjang Son di Tottenham masih belum sepenuhnya jelas. Pada musim panas 2026, ia akan berusia 34 tahun, dan klub harus mempertimbangkan apakah akan memperpanjang kontraknya lagi atau mulai mencari penggantinya. Daniel Levy, ketua Tottenham, tidak ingin kehilangan Son secara gratis, sehingga ia mungkin akan mempertimbangkan tawaran dari klub lain jika tidak ada kesepakatan mengenai perpanjangan kontrak.